Langsung ke konten utama

Postingan

Cerita di UlangTahun ke-20 : Hikmah dibalik Tragedi

Rabu, 15 November 2017. Kala itu, Usiaku genap 20 tahun. Aku adalah seorang mahasiswi aktif semester 5 Fakultas Hukum di Universitas Sriwijaya Kampus Indralaya. Kampus Indralaya terletak di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, sehingga membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk bisa pulang ke rumahku yang berlokasi di kota Palembang. Sebagai mahasiswa, Aku menyadari bahwa belajar di ruang kelas saja tidak cukup, maka kuputuskan untuk mencari ruang karya melalui organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.  Setelah memutuskan untuk aktif dan terlibat dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh organisasi, sedikit demi sedikit, Aku belajar tentang mengelola amanah . Namun, meski telah mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, ternyata Aku belum siap untuk mendapatkan banyak amanah di tahun 2017. Tahun 2017 adalah tahun keduaku di kampus itu, mungkin terlalu prematur bagiku untuk menghandle banyak hal dalam berbagai sektor. Aku bahkan tak percaya bahwa masa i...

Perjalanan Hijrahku

"Hijrah yang sesungguhnya adalah  Ketika shalat mampu merubah hidup kita. Ketika lisan berhenti mengucap dusta. Ketika mata tidak lagi memandang yang bahaya. Ketika pendengaran terhindar dari yang sia-sia, dan Ketika hati terjaga dari riya’. Apakah hijrah hanya merubah penampilan saja? tentu tidak." Aku memulai perjalanan hijrahku diusia 16 tahun.  Kuawali hijrahku dengan mengubah penampilan. Yang dulunya hanya jilbab sebatas leher dan itupun sering  buka-pasang  maka kuputuskan untuk memanjangkannya dan konsisten memakainya. Sebagaimana perintah Allah dalam Q.S. Al-Ahzab: 59, yang berbunyi:  "Hendaklah kamu mengulurkan jilbabmu keseluruh tubuhmu. Yang demikian itu supaya kamu lebih mudah untuk dikenal. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."  Dengan begitu, aku memahami bahwa jilbab panjang merupakan sebuah  identitas bagi seorang muslimah. Meskipun begitu, perjalanan hijrah selalu tidak mudah dan selalu meninggalkan kisah. Di hari perta...

Flashback, Senior High School part of My journey

♫SMA Negeri 1 Kota Palembang, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Terampil-Disiplin-dan Berdaya Guna, Takwa pada Tuhan yang Maha Esa♪ ..begitulah sepenggalan lagu MARS SM AN 1 Palembang yang selalu kami nyanyikan setiap upacara bendera di sekolah. SMANSA adalah sebuah sekolah yang begitu luar biasa. Sebuah lembaga pendidikan dengan fasilitas yang sangat baik, teman-teman yang cerdas dan suasana yang selalu kurindukan. Resmi menjadi siswi SMA Negeri 1 Palembang sejak tahun 2012 sampai 2015. 3 Tahun mengukir cerita bersama dalam berjuta warna. Aku akan mencoba mengingat kembali masa-masa SMAku dulu. Akan  kuceritakan dalam beberapa bagian. 1. Masa Awal Sekolah Pada masa ini, kami dikenalkan dengan 'latihan disiplin' atau yang sering kami sebut dengan "latdis". Latdis diadakan selama 3 hari berturut-turut. Latdis merupakan program sekolah untuk mendidik siswa baru agar disiplin waktu dan disiplin kegiatan. Kala itu kami dilatih oleh beberapa tentara d...

Flashback, Junior High School in Memories

"Pernah berada pada masa ini adalah sebuah sejarah, sebuah perjalanan tentang kita.." SMP adalah sebuah masa transisi dari  status  sebagai anak anak menjadi sosok remaja. Begitu banyak hal-hal baru yang dirasakan ketika SMP, mulai dari seragam baru, sekolah baru, teman baru, kelas baru, guru baru, dan semuanya terasa  baru. Awal masuk sekolah, semua siswa diwajibkan mengikuti masa orientasi sekolah (MOS). Masa ini adalah yang paling kuingat dan kukenang. Masa SMP aku lalui dengan penuh semangat, dan dengan begitu mudah aku bisa di terima di SMA Negeri Favorit di kotaku. Hal ini tentunya dikarenakan track record sekolahku yang dikenal baik. Harus kuakui, SMPN 9 Palembang menawarkan metode belajar-mengajar yang begitu mengesankan. Banyak anak cerdas dan berprestasi yang terlahir dari sekolah ini. Bagiku, dinamika kehidupan ketika SMP sangat menguras emosional. Karena disinilah, aku mulai memahami makna dari mencintai, dicintai, ket...

Flashback, Elementary School in Frame

"Seragam merah putih yang pernah kutangisi..." Tahun 2002 adalah tahun pertama kakak perempuanku, Wulandari memakai seragam merah putih. Usianya genap 6 tahun kala itu. Sebagai saudara sekaligus teman bermainnya aku merasa ada sesuatu yang salah. " Ini begitu tidak adil bagiku, mengapa aku tidak sekolah sepertinya" gumamku dalam hati. Ketika ia memakai seragam merah putih untuk pertamakalinya, saat itu juga aku menangis sejadi-jadinya untuk dipakaikan seragam sekolah yang sama denganya. Namun Ibu menolak, ia berdalih bahwa aku belum cukup umur untuk bersekolah. Harus menunggu 1 tahun lagi untuk mengenakan seragam merah putih laksana kaum intelektual yang bercita tinggi. Penantianku usai, Ibu menepati janjinya. Ditahun 2003 aku didaftarkan di SDN 221 Palembang. Aku harus mengikuti serangkaian tes membaca,menulis dan berhitung dikarenakan usiaku belum genap 6 tahun. Ada 14 anak yang mengikuti tes, 4 diantaranya dinyatakan lulus termasuk diriku. Ak...

The Family's

"Sederhana dan Hangat", beginilah aku dan keluargaku. Aku adalah anak bungsu dari 4 Bersaudara. Kami dilahirkan dari rahim seorang wanita yang luar biasa. Namanya, Masmina. Kami akrab memanggilnya dengan sebutan "Ibu". Ibu adalah seorang wanita karier sekaligus ibu rumah tangga bagi kami. Ia berkerja sebagai Pegawai Swasta disalah satu Yayasan Pendidikan di kota Palembang. Namun, meskipun disibukkan dengan rutinitas kantor yang melelahkan. Ibu selalu ada waktu untuk kami. Itulah mengapa aku sering menyebutnya My Supermom , sangat multytalent. Ibu menikah dengan Ayah pada tahun 1988. Nama ayahku adalah Syukri, ia sosok yang hebat menurutku meskipun ada sebuah kisah kelam yang menghampiri hidupnya, tapi ia tetap Ayahku. Sosok yang berani, bertanggung jawab dan juga humoris. Dari hasil pernikahan yang insyaallah di rahmati Allah SWT itu, Lahirlah 4 anak perempuan dengan 4 karakter yang berbeda. Akan kukenalkan satu persatu saudaraku dan deskrips...